Casino Online - Sempat tertahan di pekan perdana oleh Watford, Liverpool mampu bangkit di dua pekan setelahnya. Crystal Palace dan Arsenal kemudian digebuk dengan total gol menyentuh angka lima tanpa kebobolan sama sekali. Tapi tren apik ini gagal dipertahankan.
Judi Sbobet - Semuanya bermula di pekan keempat lalu ketika Jordan Hendersn dan kolega dibantai habis oleh Manchester City di Etihad Stadium dengan skor mencolok 5-0. Kartu merah yang diterima langsung oleh Mane kemudian memperburuk keadaan.
Tanpa aksi Mane di lapangan membuat skuat asuhan Jurgen Klopp oleng dan mulai menuai hasil negatif. Skor imbang dengan Sevilla di Liga Champions dikuti dengan satu poin yang sukses dicuri oleh Burnley di Liga Inggris. Belum lagi Liverpool tereliminasi secara dini dari Piala Liga Inggris di tangan Leicester City.
Hal ini kemudian yang membuat publik merasa jika musim 2017/2018 belum jadi waktunya Liverpool mengakhiri puasa gelar juara Premier League. Menanggapinya, Mane hanya menegaskan ingin membantu timnya melewati periode sulit dulu.
“Sejujurnya ini masih terlalu cepat untuk membicarakan soal juara. Kami tidak ingin fokus pada tim lain dan kami percaya jika tim ini bisa lebih superior dari siapa saja di Premier League,” papar Mane pada ESPN FC.
“Situasi seperti ini (tanpa menang di empat laga beruntun) bisa terjadi pada siapa saja namun kami bertekad segera mengakhirinya. Kami akan coba lakukan itu dari laga ke laga,” tambah eks penggawa Southampton itu.
Saat ini Liverpool baru mengantongi delapan poin dari lima pekan berjalan. Merseyside Merah terduduk di posisi delapan, mencetak sembilan gol dan kebobolan sembilan kali juga.
Selanjutnya Leicester City akan kembali menghadang kala Si Merah menyambangi KIng Power Stadium akhir pekan nanti.
Posted
By : Judi Sbobet


No comments:
Post a Comment